Malang - Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi pada Rabu (3/11) meninjau pelaksanaan vaksinasi di Hall Universitas Widyagama Malang, Jawa Timur.
Wamen Budi Arie didampingi istri Zara Murzandina mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi telah berjalan dengan lancar.
Menurutnya, vaksinasi ini merupakan program pemerintah dalam melakukan percepatan vaksinasi covid 19 agar kondisi herd imunity atau kekebalan kelompok bisa tercipta untuk warga masyarakat desa.
Tidak hanya pemerintah saja, Vaksinasi ini sudah menjadi gerakan nasional. Sehingga semua komponen bangsa sudah seharusnya saling bergotong royong, bekerjasama dalam melakukan percepatan vaksinasi ini, katanya.
Tidak hanya percepatan, menurut Wamen Budi Arie, diperlukan terjadinya perluasan Vaksinasi hingga kepelosok atau didaerah pedalaman yang jauh dari perkotaan atau pusat vaksinasi.
Memang tantangan kita didaerah pelosok utamanya di daerah yang berada di sektor perkebunan. Karena lokasi rumah warga berpencar-pencar dengan jaraknya berjauh-jauhan. Apalagi, saat ini musim hujan dan bencana banjir kerap melanda disejumlah daerah sehingga menjadi tantangan tersendiri, katanya.
Namun, lanjut Wamen Budi Arie, dirinya tetap optimistis tantangan ini akan tertangani dengan baik dan gerakan vaksinasi nasional ini akan berjalan lancar.
Yang dipelosok, pedalaman itu tantangan tersendiri. Kita harus jemput bola, bukannya warga disuruh datang ke centra vaksin. Tapi, kita yang mendatangi masyarakat satu persatu. Yang jelas, dengan gotong royong, semangat kebersamaan, bersatu padu antar komponen masyarakat, TNI dan POLRI dan seluruh element masyarakat saling bekerjasama, Saya yakin tantangan itu bisa kita tanggulangi bersama, katanya.
Kemendes PDTT, kata Wamen Budi Arie, meminta kepada seluruh pihak, terutama para kepala desa untuk saling bergotong royong untuk mensukseskan gerakan vaksinasi nasional
Karena hal ini gak bisa satu pihak. Ini harus seluruh komponen bangsa. Kita berharap pandemi ini segera berlalu dan ekonomi segera bangkit, katanya.
Dalam kesempatan peninjauan vaksinasi di Hall Universitas Widyagama Malang, Wamen Budi Arie juga meresmikan gedung Ikatan Keluarga Alumni Widyagama (IKAWIGA) bersama Rektor Universitas Widyagama Malang Agus Tugas Sudjianto, Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto dan Ketua IKAWIGA Supriyadi.
Teks: Rusli/Kemendes PDTT
Foto: Andri/Kemendes PDTT
